Dalam sejarah penggunaan kurikulum di Indonesia setelah merdeka, ada sepuluh kurikulum yang pernah dipakai yaitu kurikulum pasca kemerdekaan 1947, 1949, 1952, 1964, 1968, 1975, 1984, 1994, dan KBK yang disempurnakan menjadi kurikulum KTSP atau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
Pada setiap periode kurikulum yang pernah diberlakukan tersebut model konsep kurikulum yang digunakan, prinsip dan kebijakan pengembangan yang digunakan, serta jumlah jenis mata pelajaran berikut kedalaman dan keluasannya tidak sama.
1.Berpikir kritis dan usaha yang jujur lebih penting daripada jawaban yang benar. Cobalah untuk tidak mengerutkan kening ketika siswa memberikan jawaban yang salah atau keliru. Mengerutkan kening seringkali ditafsirkan sebagai bahasa isyarat penolakan yang dapat menghambat siswa untuk berpartisipasi dalam mengekspresikan pemikirannya. .
2.Tidak ada pengajaran tanpa pengendalian. Lebih baik Anda bersusah payah pada hari-hari awal masuk sekolah untuk menemukan cara-cara terbaik dalam mengelola kelas dan mendisiplinkan siswa, daripada Anda harus melakukan perjuangan berat sepanjang semester karena Anda tidak berhasil menemukan cara yang paling efektif dalam pengelolaan kelas.
Dalam UU No.23 psl 45 tentang UKS ditegaskan bahwa “Kesehatan Sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam lingkungan hidup sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal sehingga diharapkan dapat menjadikan sumber daya manusia yang berkualitas.
TUJUAN UKS
Untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta didik dan menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia seutuhnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, SMP Negeri 11 Banjarmasin berupaya dan bekerja sama dengan seluruh komponen warga sekolah dalam mewujudkannya. Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya SMP Negerei 11 Banjarmasin mewakili Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2010 ini untuk menjadi Duta ke Tingkat Nasional sebagai Sekolah Sehat 2010 Tingkat Provinsi. Semoga dalam ajang kompetensi ini, SMP Negeri 11 Banjarmasin meraih prestasi yang membanggakan, Amin...!
20/03/10
Salah satu kegiatan untuk meningkatkan iman dan taqwa bagi para siswa, SMP Negeri 11 Banjarmasin melaksanakan pembacaan Asmaul Husna diteruskan dengan pembacaan surah-surah pendek (Zuz Amma).Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari dari pukul 07.15 s.d. 07.45wita.
Mari kita ciptakan dunia pendidikan yang dilandasi IPTEK dan IMTAQ agar tercipta generasi muda handal dan agamis.